Jumat, 04 September 2015

Khotbah Ekspositori 2 Kirenius, S.Pd.K


Khotbah Ekspositori oleh Kirenius, S.Pd.K
I KORINTUS 13:1-3
13:1. Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 
13:2 Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. 
13:3 Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku. 


POKOK                : PENTINGNYA KASIH DALAM PELAYANAN KITA
Pendahuluan       : Kisah: dr. Silas Laurens Leimena, M.PH(Mengabdikan hidupnya pd masyarakat, tanpa memedulikan dibayar atau tidak; ia mengobat penyakit menular di INA. Ia memiliki kerinduan agar masyakat INA hdp sht dan angka kematian penyakit menular menurun. Di tgh rumitnya pelayanan kesehatan di INA, ia melayani dgn penuh kasih dan jujur. Ia berkata: “Bukan saja berani mati, ttp jg menjalani sesuai dgn kepercayaan kpd Tuhan.” (Ku Hidup Krn Percaya: Penulis, Kennedy Jeniffer Dhillon)

Apa Pentingnya Kasih bagi Pelayanan Kita?
  
1.    PENGKOTBAH TANPA KASIH ADALAH SEPERTI GONG YANG BERKUMANDANG (ayat 1).
Eks: aku/Paulus, berkata-kata dgn bahasa manusia dan malaikat/ia Pengkhotbah dan pengajar firman. GONG: canang besar (kadang2 dipukul sebagai tanda upacara dsb; acara dsb yg terakhir/yang menarik perhatian.). Berkumandang: Bergema; bergaung, terngiang-ngiang; seakan-akan terdengar kembali; sangat terkenal. (Sebagian PB Tulisan Paulus; Pengajarannya yg luar biasa; KPR menceritakan Paulus. PB: Roma-Filemon Tulisan paulus).
Prinsip: Sekalipun Khotbah/pengajaran Paulus menggema/terkenal dmn2, jika ia tdk mempunyai kasih, ia berkata semuanya itu bagaikan tong kosong nyaring bunyinya).
Penerapan: Mari kita Kenakan kasih kepada Tuhan dan sesama dlm setiap lini kehidupan, supaya hidup ini berarti. Hidup ini tanpa kasih seperti tong kosong nyaring bunyinya.
Ilustrasi: Banyak org berkorban demi kepentingan pribadi (Penjilat)

2.    PELAYAN YANG BERPE-NGETAHUAN/SARJANA, TETAPI TANPA KASIH ADALAH TIDAK BERGU-NA (ayat 2).
Eks: Aku/karunia untuk bernubuat (pandai menyampaikan berita dari Allah/mengerti semua hal2 yg dalam akan terjadi pada masa mendatang, dan tahu segala sesuatu serta sangat percaya kpd Allah sehingga dpt membuat gunung berpindah, tetapi saya tdk mengasihi orang2 lain, maka saya tdk berarti apa2(sampah). Paulus adl seorang penginjil/murid Kristus yg berpengetahuan; ia tahu dan menguasai adat istiada yahudi, hukum Taurat,  ia dididik oleh Gamaliel(Paulus seorang berpengetahuan tinggi). Kis. 5:33-40; 22:3 dll.
Prinsip: Pelayanan yg berintelectual (Sarjana: S1, S2, S3), tanpa kasih tdk ada artinya.
Penerapan: Sekalipun kita memiliki ilmu setinggi langit(tahu segala-galanya) dan orang ternama yg mengajar atau memiliki gelar panjang di depan dan belakang nama kita. Alkitab berkata jika tdk mempunyai kasih tidak ada gunanya (dibuang seperti sampah).
Ilustrasi : Dr. Rendah hati

3.    BERKORBAN TANPA KASIH ADALAH TIDAK ADA FAEDAHNYA (ayat 3).
Eks : Paulus berkata: sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yg ada padaku....menyerahkan tubuhku untuk dibakar....(artinya berkorban).
Prinsip: Berkorban krn kasih, kalau ada kasih pasti berkorban.
Penerapan: Berkorban dan kasih adalah tindakan serentak yg artinya tdk boleh jalan sendiri/terpisah. Berkorban tanpa kasih nilainya nol besar, begitulah dengan kasih tanpa pengorbanan juga nol besar. Mari kita tunjukkan kasih kita disertai dgn pengorbanan.
Ilustrasi: Berkorban krn kebenaran (Ibr. 12:3  Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar